"Bahagia itu sederhana, semoga kita bisa saling membahagiakan"
Entah karena terlalu menikmati, atau memang waktu yang bergulir terlalu cepat, tidak terasa saat ini kita sudah memasuki sembilan yang ketujuh. Sembilan yang ketujuh milik kita. Kupersembahkan malamku ini untuk menuliskan sebuah, ehm, catatan kecil mungkin. Untuk seseorang yang telah dan sedang menemani perjalanan hidupku. Perjalanan kecil dihari-hari kecil. Tetap ada dan bertahan dijalurku, dengan kemanjaan yang menguji, air mata yang mengalir, terlalu sering mengerutkan bibir, celotehan yang menantang, dan masih banyak sifat aneh yang secara natural aku miliki, tapi kamu tetap disini. Bete, senang, sedih, suram, bahagia, kesal, tegang, deg-degan, hitam, putih, abu, pink, semua aku pernah rasain saat bersamamu. Bareng-bareng kita rangkai kerangka cerita. Kita sama-sama belajar dalam mendalami masing-masing peran. Mencari banyak dukungan restu dari orang-orang. Mencari cara bagaimana agar terus bertahan. Terkadang aku heran, aku ...