Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

-

Bagaimana hari ini menyenangkan? Menyulitkan? Apa membosankan? Apa karna saya mulai lelah sampai rasanya ingin mengakhiri semuanya. OMG...   Seberapa buruk sih keadaan sampai mulai berfikir yang enggak baik. Sebenernya masih banyak yang orang yang memiliki kondisi yang lebih menyakitkan, tapi kenapa saya yang lemah. Bagaimana rasanya depresi? Takut, kecewa, lelah atau malah perasaan yang lainnya. Apa rasanya bercerita dengan jujur tanpa nutup nutupin keadaan? Apakah semua masalah yang dipendam akan langsung menghilang. Bagaimana rasanya bahagia? Apa memiliki banyak uang, atau memiliki banyak orang terkasih disekitar? Lalu, bagaimana dengan saya yang hanya ingin hidup sendiri. Oh iya. Bagaimana ya rasanya hidup sendiri? Apakah bebas melakukan segala sesuatunya atau malah merasa kesepian? Coba jelaskan bagaimana rasanya tinggal sendiri, bahagia bukan? ahh... Membayangkannya saja sudah sangat menyenangkan. Tidak mendengar suara ejekan, bukan mendengar suara perintah yang melahkan atau...

Aku tanpa kamu!

Sekarang apa yang sedang kamu rasakan? Apa kamu juga merasakan apa yang aku rasakan. Sepertinya, tidak bukan? Kamu terlihat baik baik saja. Menjalani hidupnya seperti biasa  Mungkin hanya aku saja yang tidak terlihat baik baik saja. Ah sebenarnya aku sedang berusaha, berusaha agar terlihat baik baik saja padahal kenyataannya tidak. Apa yang membuat kita harus berakhir? Oh aku sampai lupa kalo kita berdua masih terlalu kekanak kanakan untuk menjalin hubungan yang lebih serius, bukan? Tapi itu belum tentu, buktinya sekarang banyak anak lebih muda dibanding kita sudah berani mengambil keputusan. Lalu yang salah siapa? Aku, kamu, atau mereka... Sepertinya hanya kita yang salah... kita yang masih ragu satu sama lain membuat semuanya menjadi berantakan. Waktu yang terbuang selama ini. Ah sia sia aku berusaha tapi tidak pernah berhasil apa tahun ini tahun kesialan orang berzodiak virgo? Hahaha Sepertinya aku doang yang sial. Banyak keputusan yang kubuat malah jadi penghacur semua...

I'll never love again.

Aku pernah dengar seseorang bilang bahwa jika ada satu orang pandai menuliskan puisi tentang cinta, sebenarnya orang itu tidak pernah memiliki kesempatan untuk mengutarakan tentang perasaannya kepada seseorang yang ia cintai. Aku sempat terteguh, namun pada akhirnya aku tetap mengamini karena memang begitu faktanya. Aku mencintaimu, tidak pernah ada kesempatan untukku mengutarakannya padamu langsung. Jatuh cinta padamu bukanlah sebuah hal yang aku pilih karena itu bukanlah sebuah pilihan, aku tidak pernah keberatan dengan ini, meski demikian aku sama sekali tidak berhasrat memilikimu. Cukup bagiku menatapmu dari tepatku berdiri, melihatmu tersenyum, tertawa, dan bergurau bersama teman-temanmu. Jujur, aku tidak pernah sebahagia ini jatuh cinta pada seseorang. Perasaanku adalah urusanku, perasaanmu adalah urusanmu. Adalah tanggung jawabku mencintaimu begini, aku tidak memiliki alasan apapun untuk memaksamu jatuh cinta kepadaku. Kamu adalah apa yang selalu aku tulis, dan aku adala...

love. (2)

Kadang rasa yakin nggak datang dari berapa lama kamu sudah mengenal pasanganmu... Kadang, baru sekali lihat pun bisa langsung yakin... "Aku maunya sama dia." Semudah itu...

love.

Tidak ingin main-main, Sudah waktunya menunjuk satu nama lalu meminta dengan sederhana. Pada doa, di banyak waktu dan sepertiga malam seperti biasa. Tuhan mohon lembutkan hatinya, Mudahkan jalannya dan jadikanlah kami sepasang yang akan saling menjaga.

Jauh (2)

Sekarang aku resah. Aku hancur. Aku berantakan. Aku takut. Takut banget.... Kita enggak bisa bertahan.... Bukannya kita sudah berjalan terlalu jauh. Bukannya sudah banyak waktu yang kita lewati bersama. Bukannya sudah banyak cerita yang kita buat. Tetapi kenapa sekarang aku ragu. Tetapi kenapa sekarang aku bingung. Aku takut... Aku enggak tau apa yang akan terjadi. Aku enggak tau apa aku masih bisa bertahan. Kamu, aku, berbeda.... Tapi selama ini kita tak peduli. Tapi akhirnya perbedaan itu membuat kita sadar. Kalo kamu & aku belum tentu bisa terus bersama. Apa keadaan yang salah? Bukan, haha.... Kita yang salah. Tidak bisa bertahan. Tidak mampu berusaha lagi. Tidak mau untuk mengerti lagi.

Jauh....

Kita dekat, tapi terasa jauh. Atau sesungguhnya kita jauh tapi berusaha selalu dekat. Tidak menerima kenyataan kalau sebenarnya kita memang jauh. Tidak mau, melihat sesungguhnya kita memang berbeda. Kita yang berusaha menyatukan dua kepala, Apakah akan berakhir sesuai dengan yang diharapkan... Pada akhirnya semua keyakinan tersebut sirnah. Pada akhirnya keadaan membuat kita tetap jauh. Pada akhirnya sesuatu yang kita harapkan tidak akan pernah sesuai dengan yang kita inginkan.

Ketika Sadar.

Apa yang membuatnya menjadi menyedihkan.... Apa yang membuatnya menjadi seperti seorang pecundang! Ah, bukannya hanya mimpi.... Dari sebuah mimpi aku membangun sebuah harapan. Dari sebuah mimpi aku membangun sebuah keinginan. Dan dari sebuah mimpi aku mulai menyadari kalo aku bukan siapa siapa. Kalo aku. Tidak lebih dari seorang pemimpi.... Yang berharap keajaiban akan datang. Yang berharap dunia akan mengabulkan. Yang berharap semua akan jadi kenyataan.... Saat sadar aku menyadari ternyata bermimpi sangat melelahkan.

Ragu

Pernah suatu ketika aku berfikir hidup akan mudah saat bersamamu. Saking samangatnya sampai aku lupa, kalo terkadang ada yang namanya ketidak adilan. Aku tidak pernah bermimpi menjadi orang yang sangat hebat! Oh mungkin pernah tapi aku lupa entah kapan. Sekarang entah mengapa kaki ini lelah melangkah. Hati ini lelah menerima. Pikiran ini lelah mencari alasan. Apa sesulit ini? Aku tidak mengeluh, oh tentu aku juga tidak akan menangis. Aku hanya ingin istirahat, apa boleh? Tidak akan lama... Baik, aku tidak akan beristirahat... Aku akan tetap melangkah. Oh ayo lah... Pikiranku mari kita berfikir bawah semua akan indah sesuai yang kau inginkan. Hy hatiku, cobalah untuk lebih menerima. Didunia ini bukan hanya ada kamu. Jangan salahkan dia yang lebih baik dari kamu. Jangan salahkan dia yang lebih beruntung dari kamu. Bukannya kamu terlalu mudah untuk menyerah? Jangan lakukan lagi, jangan pernah mencoba untuk beristirahat lagi. Karna kamu bukan yang satu satunya. Ka...

Menerima kenyataan

Apa yang harus dilakukan saat mimpi tidak menjadi kenyataan? Sebenarnya kita disuru untuk semangat dan terus bermimpi bukan? Hmm... Sesulit apa bermimpi? Bukannya mudah. Oh ya! Saking mudahnya sampai lupa kalo kenyataan ternyata mengajarkan untuk menerima. Menerima yang mungkin menjadi tidak mungkin. Menerima kalo apapun yang kita inginkan tidak dapat kita miliki. Menyuru kita bermimpi tapi tidak menyuru kita menerima. Menerima karna kenyataan tidak seindah mimpi.

Harus apa

Apa semua yang terlihat baik baik saja, benar baik baik saja? Haha sepertinya tidak... Bahkan semua hanya topeng untuk menutupi resah dihati. Bukannya mereka tak berniat untuk jujur Dan menyelesaikannya, Hanya saja mereka terlalu penat untuk berbicara. Banyak hati yang dijaga, sampai lupa kalo hatinya sendiri Tidak dalam kondisi baik baik saja... Terlalu memikirkan orang lain sampai lupa akan Bahagianya sendiri... Mau sampai kapan? Sepertinya mereka tidak berniat untuk berhenti... Tidak berniat untuk peduli... Tidak berniat untuk jujur... Mereka lebih peduli akan perasaan orang lain... Akan kondisi orang lain... Dibandingkan keadaan yang terus membuat jiwanya tidak tenang.

Seperti dulu

Apakah semua akan kembali seperti dulu, Saat aku rasa semuanya baik baik saja. Apakah semua akan kembali seperti dulu, Saat aku dan kamu masih saling megenggam tangan Dengan penuh semangat, Penuh cinta juga bukannya...

Kehilangan....

Gambar
Oh, benar apa kata orang. Kita baru merasa berarti apabila apa yang kita punya telah Pergi.... Bagaimana rasa sakit itu muncul ketika yang Biasanya ada menjadi tidak ada? .... Ini bukan berarti kehilangan untuk manusia. Hanya kehilangan peliharaan (kucing - Jembul) Mungkin terlihat bukan apa apa Tapi sesungguhnya mereka adalah sebuah alasan kecil Yang membuat jiwa ini rindu Pulang. Untuk kamu yang sekarang sudah tidak merasakan sakit Disurga. Hy sayang... Apa yang kamu mau? Bukannya sudah disediakan disana? Apapun yang kamu mau. Apa yang kamu rasa? Bahagia???? Tidak sakit lagi pastinya. Aku? Tidak baik baik saja. Aku kangen. Akan selalu kangen. Akan selalu ingat Tuhan pernah menitipkan sesuatu. Mahluk kecil paling imut di dunia ini Maaf belum bisa memberikan yang terbaik Selama kamu hidup sama aku. Rest in peace beautiful soul Jembul, 29 februari 2016 - 11 mei 2020

Sudah Lama

Hallo apa kabar? Apa semua baik baik saja. Sudah lama dari terakhir aku melihatmu. Bukannya dulu kamu adalah orang yang paling bahagia. Percaya diri dan mandiri.... Lalu, sekarang kemana rasa itu? Sekarang kenapa hanya kemurungan Kemurangan yang membuatku melihat kamu menjadi sedikit berubah. Apakah hanya sedikit saja yang berubah? Aku berharap hanya sedikit. Karna aku selalu ingin melihat kamu Berbahagia. Entah karna karirmu, percintaanmu, apapun yang kamu kehendaki. Aku ingin semua berjalan baik untukmu. your love .