Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2020

Ragu

Pernah suatu ketika aku berfikir hidup akan mudah saat bersamamu. Saking samangatnya sampai aku lupa, kalo terkadang ada yang namanya ketidak adilan. Aku tidak pernah bermimpi menjadi orang yang sangat hebat! Oh mungkin pernah tapi aku lupa entah kapan. Sekarang entah mengapa kaki ini lelah melangkah. Hati ini lelah menerima. Pikiran ini lelah mencari alasan. Apa sesulit ini? Aku tidak mengeluh, oh tentu aku juga tidak akan menangis. Aku hanya ingin istirahat, apa boleh? Tidak akan lama... Baik, aku tidak akan beristirahat... Aku akan tetap melangkah. Oh ayo lah... Pikiranku mari kita berfikir bawah semua akan indah sesuai yang kau inginkan. Hy hatiku, cobalah untuk lebih menerima. Didunia ini bukan hanya ada kamu. Jangan salahkan dia yang lebih baik dari kamu. Jangan salahkan dia yang lebih beruntung dari kamu. Bukannya kamu terlalu mudah untuk menyerah? Jangan lakukan lagi, jangan pernah mencoba untuk beristirahat lagi. Karna kamu bukan yang satu satunya. Ka...

Menerima kenyataan

Apa yang harus dilakukan saat mimpi tidak menjadi kenyataan? Sebenarnya kita disuru untuk semangat dan terus bermimpi bukan? Hmm... Sesulit apa bermimpi? Bukannya mudah. Oh ya! Saking mudahnya sampai lupa kalo kenyataan ternyata mengajarkan untuk menerima. Menerima yang mungkin menjadi tidak mungkin. Menerima kalo apapun yang kita inginkan tidak dapat kita miliki. Menyuru kita bermimpi tapi tidak menyuru kita menerima. Menerima karna kenyataan tidak seindah mimpi.

Harus apa

Apa semua yang terlihat baik baik saja, benar baik baik saja? Haha sepertinya tidak... Bahkan semua hanya topeng untuk menutupi resah dihati. Bukannya mereka tak berniat untuk jujur Dan menyelesaikannya, Hanya saja mereka terlalu penat untuk berbicara. Banyak hati yang dijaga, sampai lupa kalo hatinya sendiri Tidak dalam kondisi baik baik saja... Terlalu memikirkan orang lain sampai lupa akan Bahagianya sendiri... Mau sampai kapan? Sepertinya mereka tidak berniat untuk berhenti... Tidak berniat untuk peduli... Tidak berniat untuk jujur... Mereka lebih peduli akan perasaan orang lain... Akan kondisi orang lain... Dibandingkan keadaan yang terus membuat jiwanya tidak tenang.

Seperti dulu

Apakah semua akan kembali seperti dulu, Saat aku rasa semuanya baik baik saja. Apakah semua akan kembali seperti dulu, Saat aku dan kamu masih saling megenggam tangan Dengan penuh semangat, Penuh cinta juga bukannya...

Kehilangan....

Gambar
Oh, benar apa kata orang. Kita baru merasa berarti apabila apa yang kita punya telah Pergi.... Bagaimana rasa sakit itu muncul ketika yang Biasanya ada menjadi tidak ada? .... Ini bukan berarti kehilangan untuk manusia. Hanya kehilangan peliharaan (kucing - Jembul) Mungkin terlihat bukan apa apa Tapi sesungguhnya mereka adalah sebuah alasan kecil Yang membuat jiwa ini rindu Pulang. Untuk kamu yang sekarang sudah tidak merasakan sakit Disurga. Hy sayang... Apa yang kamu mau? Bukannya sudah disediakan disana? Apapun yang kamu mau. Apa yang kamu rasa? Bahagia???? Tidak sakit lagi pastinya. Aku? Tidak baik baik saja. Aku kangen. Akan selalu kangen. Akan selalu ingat Tuhan pernah menitipkan sesuatu. Mahluk kecil paling imut di dunia ini Maaf belum bisa memberikan yang terbaik Selama kamu hidup sama aku. Rest in peace beautiful soul Jembul, 29 februari 2016 - 11 mei 2020

Sudah Lama

Hallo apa kabar? Apa semua baik baik saja. Sudah lama dari terakhir aku melihatmu. Bukannya dulu kamu adalah orang yang paling bahagia. Percaya diri dan mandiri.... Lalu, sekarang kemana rasa itu? Sekarang kenapa hanya kemurungan Kemurangan yang membuatku melihat kamu menjadi sedikit berubah. Apakah hanya sedikit saja yang berubah? Aku berharap hanya sedikit. Karna aku selalu ingin melihat kamu Berbahagia. Entah karna karirmu, percintaanmu, apapun yang kamu kehendaki. Aku ingin semua berjalan baik untukmu. your love .