Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2013

dering kematian

pernah tau rasanya mati?  atau bertemu malaikat? kalau aku.. pernah.. aku hidup payah payah bahkan saat aku belum tau cara bermain  masak-masakkan atau yang lain.. sakit ini terlalu mengekang.. aku hanya bisa menatap teman-temanku dari jendela kamar. sendiri... kesepian... dingin... itulah sekelumit bongkahan cerita yang ku rasakan  selama lebih dari lima tahun... anak kecil ingusan yang terjerat sakaratul maut  dan terombang ambing dalam dimensi ruang dan waktu yang gelap...  dingin...  mengerikan... dan.. aku sungguh ketakutan... aku seperti mumi...  mati tapi hidup, hidup tapi mati... bertemu malaikat yang mengajakku turut bersamanya... "aku tidak mau..." ucapku pelan saat itu ku rasakan ada tangan Ibu yg menggenggam erat tanganku... entah apa dan bagaimana aku terjun dalam petualangan menakutkan seperti itu... Tuhan mengirim ku ke dunia ini seperti layaknya lemparan bom yang jjdduuarrrr aku ada, dan terlahir begitu saja.. ...

Harapan palsu

Aku duduk di pinggir kolam yang sejuk. hari itu aku sedang menunggu balasan SMS dari Trio, "ok. gw terima tawarannya" itulah SMS dari Trio. Saat itu aku merasa sangat senang ketika  Trio menerima tawaranku unt uk dicomblangkan dengan Tasya, sahabatku. Tri o adalah teman dari kecil ku, bahkan bisa disebut sahabat, aku akrab dengannya karena kami saling bertetangga. Awalnya, aku sering membayangkan kalau dia culun banget, tetapi, semuanya berubah ketika aku melihatnya sangat beda dari sebelumnya, yap. kami memang berteman tapi jarang bertemu. Trio sekolah di tempat yang sangat jauh, dan jarang pulang.  aku pun mulai sedih ketika mengingatnya. "Sarah..Sarah.." suara ibu memanggilku, aku pun menghampiri ibu dan melupakan lamunan tentang Trio. ibu bertanya, "kamu mau bantu ibu kan?" aku pun menjawab dengan senang hati "iya bu"  "tolong kamu antarkan surat ini ke kantor pos ya",  "ok.bu".  aku pun mengambil kunci mot...

Long Distance

Aku punya dua mata, Tapi tak bisa melihatmu dengan dekat Aku punya dua telinga, Tapi tak bisa dengar ucapmu dengan lembut. Aku ada dua tangan, Tapi tak bisa menggandengmu beriringan Aku juga punya dua kaki, Tapi tak bisa melangkah mendekatimu. Bahkan aku punya tubuhku ini, Tapi tak bisa hangat mendekapmu... Beribu jarak memisahkan Beribu pulau menyekatnya Terhalang darat juga lautan... Beribu kota menghalanginya Tapi aku punya satu hati, Ini akan ku jaga untukmu... Ini sangat dekat bila kau rasa Perpisahan ini ada masanya Dan pasti ada akhirnya Goda dan coba akan kita lewati bersama Jelang bahagia bersatu selamanya...

apa yang terjadi setelah kematian?

Aku tidak tahu apa yang terjadi setelah kematian. sebagian dari diriku berpikir bahwa ketika kita meninggal, itu adalah akhir. Tetapi,  sebagian lain dari diriku juga percaya pada reinkarnasi, bahwa setiap jiwa berulang kali kembali saat dia mempelajari pelajaran yang dia perlukan sebelum pergi ke "surga", itu pun jika ada surga yang seperti itu. Tetapi,  setelah pengalaman ini, aku percaya bahwa terlepas dari apa pun yang terjadi setelah kita meninggal, orang-orang yang paling kita cintai,  yang merindukan kita dan memikirkan kita,  memang tinggal bersama kita.  mereka menjaga kita,  Terkadang melangkah keluar dari jalannya untuk memastikan kita tahu bahwa mereka masih ada di sana bersama kita. Mungkin sebagian besar dari peristiwa ini adalah  kebetulan belaka,  atau tebakan yang beruntung,  atau berbagai alasan logis lainnya.  Tidak menjadi masalah. yang penting,  dengan sepenuh ha...