Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Membiasakan diri tanpamu

I ni  tentan g ba ga i mana aku mulai membiasakan otakku tidak lagi mengingat namam u... B erawal dari kenyataan pedih yang kucerminkan dari tatapan nanarku ke atas kamar kecilku. Membaca dalam lubuk hatimu yang ternyata memang sudah lama ingin mengucapkan selamat tinggal. Ini tentang bagaimana aku mulai membiasakan otakku tidak lagi mengingat namamu... Demi rasa kasihku, aku masih ingin bertahan, deminya pula aku masih mengasihimu, sampai detik aku menuliskan kepingan-kepingan rintihanku ini. Namun, aku tidak bisa hanya mengutamakan "demi" yang aku angung-agungkan! Ini persoalan hati, kamu, aku, KITA! Memang benar katamu, waktulah yang nantinya yang akan membawa kita ke kata perpisahan itu, dan sekarang itu semua benar terjadi. Sulit sekali tidak lagi bisa memandangmu dengan kebiasaanku, sulit sekali untuk tidak lagi memperhatikanmu, dengan setiap jengkal aliran kalimatku. Sulit melepaskan bayang-bayangmu pada setiap anggukan senajaku... Yah, janji bertahun tahu...