Postingan

dedicated for my immortal and all

Pernahkah kau ada disana? Di tempat kebahagiaan yg damai, karena kau tahu bahwa kau sudah cukup bertindak, tidak mengharapkan apapun kecuali yg sudah ada, persis seperti apa adanya, melihat biru langit seolah-olah kau belum pernah melihat sebelumnya, memerhatikan kupu kupu seolah-olah ia muncul hanya  untukmu ... merasa begitu ringan sehingga kau yakin kau bisa mengapung, mengerti semua cobaan masa lalu dan merasa senang bahwa semuanya telah terjadi, merasa begitu terselimuti oleh ke inginan sehingga kau tidak peduli pada hari esok. mengetahui bhwa semuanya akan disediakan, bahwa perwujudan impianmu tidak akan terelakkan, dan bhwa Semesta mengagumimu habis-habisan, menghormatimu, dan tidak menginginkan apapun kecuali melihat senyummu dan mendengar tawamu? Benar, bagus sekali. Sekarang ini kau sudah tiba disana... - Pesan dari Semesta

dedicated for my immortal

Pesan dari Semesta ini tentang masih sedikit menyisakan  masa sama bersama.. Apa kabar? :" Rasanya seperti ketika kau meletakkan gagang telepon,  menaikkan lengan tinggi tinggi karena kau sangat gembira. Kau tutup wajahmu dengan tangan, berusaha menahan  kegembiraan yg meluap-luap, tetapi tidak berhasil, kau sekali  lagi mengangkat lengan tinggi tinggi sambil menggelengkan  kepala  seolah tidak bisa percaya.  Engkau tersenyum lebar,  menangis, dan sangat bahagia! Ya! hidup itu menakjubkan, dan kau merasa sangat  bersyukur. Tunjukkan padaku apa yg ingin kau rasakan, ciptakan  perasaan itu di dalam diri maka aku akan mengatur situasi,  betapapun sepertinya mustahil. -Pesan dari Semesta dibulan April

dedicated for my immortal

Kau bisa menyimpan rahasia? Kau tahu ruang diantara mu dan segala sesuatu,  kekosongan... Di situlah aku bersembunyi, dari memerhatikan. Melihat apa saja harapan mu terhadap diri sendiri, orang  lain, kelimpahan, kesehatan, dan kebahagiaan. dan dari ruang itu... ketika aku menangkap pikiran pikiran mu,  mendengar kata kata mu, dan melihat semua yg kau lakukan, terlepas dri mana pun kau berada... aku mewujudkan saat  berikutnya di dalam waktu. Jika sekarang kau meraih ke ruang ini, kau dapat  merasakanku. Aku disini, sunggu. Kau tidak pernah ditinggal  sendirian... -Pesan dari Semesta

dedicated for my immortal and all

apa hubungannya menjadi diri yg lebih baik dengan segala  sesuatu yg lain? tidak ada! kau sudah lebih pandai, lebih ramah, lebih jujur,  penuh pemahaman, dan ambisius, bahkan tampak lebih baik  dibandingkan 99,99 persen orang yg sekarang ini hidup  dalam kelimpahan, kesehatan, dan keselarasan. benar? kau tahu ini memang benar! jadi bukan perk ara menjadi diri yg lebih baik, ajau bahkan  menjadi diri yg lebih berhak mendapatkan, ini perkara  mengetahui bahwa kau sudah menjadi keduanya... -Pesan dari semesta pagi ini ...

Hidup Bukan Tentang itu

Hidup ini bukan tentang mengumpulkan nilai.  Bukan tentang berapa banyak orang yang meneleponmu dan juga bukan tentang siapa pacarmu, bekas pacarmu, atau orang yang belum kamu pacari. Bukan tentang siapa yang telah kau cium, olahraga apa yang kau mainkan, atau pemuda atau gadis mana yang menyukaimu.  Bukan tentang sepatumu atau rambutmu atau warna kulitmu atau tempat tinggalmu atau sekolahmu. Bahkan, juga bukan tentang nilai-nilai ujianmu, uang, baju, atau perguruan tinggi yang menerimamu atau yang tidak menerimamu. Hidup ini bukan tentang apakah kau memiliki banyak teman, atau apakah kau seorang diri, dan bukan tentang apakah kau diterima atau tidak diterima oleh lingkunganmu. Hidup bukanlah tentang itu. Namun, hidup ini adalah tentang siapa yang kau cintai dan kau sakiti.  Tentang bagaimana perasaanmu tentang dirimu sendiri.  Tentang kepercayaan, kebahagiaan, dan welas asih. Hidup adalah tentang menghindari rasa cemburu, mengatasi rasa tak peduli, dan...

"Bahagia itu sederhana, semoga kita bisa saling membahagiakan"

Entah karena terlalu menikmati, atau memang waktu yang bergulir terlalu cepat, tidak terasa saat ini kita sudah memasuki sembilan yang ketujuh.  Sembilan yang ketujuh milik kita.   Kupersembahkan malamku ini untuk menuliskan sebuah, ehm, catatan kecil mungkin.  Untuk seseorang yang telah dan sedang menemani perjalanan hidupku.  Perjalanan kecil dihari-hari kecil.   Tetap ada dan bertahan dijalurku, dengan kemanjaan yang menguji, air mata yang mengalir, terlalu sering mengerutkan bibir, celotehan yang menantang, dan masih banyak sifat aneh yang secara natural aku miliki, tapi kamu tetap disini.   Bete, senang, sedih, suram, bahagia, kesal, tegang, deg-degan, hitam, putih, abu, pink, semua aku pernah rasain saat bersamamu. Bareng-bareng kita rangkai kerangka cerita.  Kita sama-sama belajar dalam mendalami masing-masing peran. Mencari banyak dukungan restu dari orang-orang. Mencari cara bagaimana agar terus bertahan.  Terkadang aku heran, aku ...

Ketika aku mulai memahamimu

Awalnya, ini hanya perasaan kagum yg tak begitu ku pedulikan, tapi ternyata aku salah, perasaan ini berkembang menjadi rasa takut kehilangan yg sulit yg sulit ku hindari.  Aku mulai menyanyangimu tanpa sepengetahuanmu, semua berjalan seperti biasa dan aku semakin menikmati kedekatan kita yg entah harus diberi nama dengan status apa. Aku tak pernah takut saat mencintaimu. Layaknya air laut yg mengikuti kekukan gelombang, seperti itulah  aku memberikan rasa cintaku terus mengalir tanpa kendali.  Percakapan satiap malam yg kuselipkan lewat pesan singkat mampu menyeretku keperasaan yg dulu sangat ingin kuhindari; cinta.  Kamu membuka mataku dengan tindakanmu yg ajaib sampai-sampai aku tak lagi paham alasan yg harus kujelaskan, mengapa aku bisa begitu menggilaimu. Cinta ini sangat tulus. Sungguh, tak ada penuntutan yg kulakuan, aku juga tak mengganggumu, dan aku juga tak meminta status serta kejelasan. Aku tidak seberani itu kan?  Kamu mengetahuiku juga...