Rindu...
Tidak ada yang bisa aku tutupi lagi.
Tak ada yang bisa aku elak lagi.
Rasa ini nyata, dan kian menjadi.
Rasa ini semu dan terus menjadi.
Kebahagiaan masa lalu bersama kamu kini selalu lewat dan menghampiri malamku.
Membuat rindu semakin mendalam.
Memang hal bodoh, terus-terusan aku disini mengharapkan kamu kembali.
Nyatanya kamu sudah bahagia di ujung sana dengan dia yang lebih kamu harapkan.
Kamu tidak tahu, aku di sini, ditemani rasa rindu yang semakin memojokan-ku agar aku menyapa kamu kembali.
Rindu terus terusan menjatuhkan-ku rindu terus-terusan membiarkan air mataku menetes untuk kamu yang tidak mempedulikan diri ini lagi.
Tak ada yang bisa aku elak lagi.
Rasa ini nyata, dan kian menjadi.
Rasa ini semu dan terus menjadi.
Kebahagiaan masa lalu bersama kamu kini selalu lewat dan menghampiri malamku.
Membuat rindu semakin mendalam.
Memang hal bodoh, terus-terusan aku disini mengharapkan kamu kembali.
Nyatanya kamu sudah bahagia di ujung sana dengan dia yang lebih kamu harapkan.
Kamu tidak tahu, aku di sini, ditemani rasa rindu yang semakin memojokan-ku agar aku menyapa kamu kembali.
Rindu terus terusan menjatuhkan-ku rindu terus-terusan membiarkan air mataku menetes untuk kamu yang tidak mempedulikan diri ini lagi.
Komentar