dering kematian
pernah
tau rasanya mati?
atau bertemu malaikat?
kalau aku..
pernah..
aku hidup payah payah bahkan saat aku belum tau cara bermain masak-masakkan atau yang lain..
sakit ini terlalu mengekang..
aku hanya bisa menatap teman-temanku dari jendela kamar.
sendiri...
kesepian...
dingin...
itulah sekelumit bongkahan cerita yang ku rasakan selama lebih dari lima tahun...
anak kecil ingusan yang terjerat sakaratul maut dan terombang ambing dalam dimensi ruang dan waktu yang gelap...
dingin...
mengerikan...
dan..
aku sungguh ketakutan...
aku seperti mumi...
mati tapi hidup, hidup tapi mati...
bertemu malaikat yang mengajakku turut bersamanya...
"aku tidak mau..." ucapku pelan saat ituku rasakan ada tangan Ibu yg menggenggam erat tanganku...
entah apa dan bagaimana aku terjun dalam petualangan menakutkan seperti itu...
Tuhan mengirim ku ke dunia ini seperti layaknya lemparan bom yang jjdduuarrrraku ada, dan terlahir begitu saja..
aku diberi 1 nyawa, tidak lebih...
dibrand hanya dengan 1 nafas, tidak kurang...
tapi kenyataanya aku punya nyawa lain...
aku punya nafas lain...
lalu..
aku memimpikan bertemu pangeran berkuda putih seperti yang ku tonton di film Barbie..
anak berusia 4 tahun yang kokoh ingin bergaul dengan lingkungan... akhirnya tau apa itu sekolah...
sekolah.. 4 tahun...
betapa inginnya sejak itu aku merasakan
bagaimana caranya berlari, tertawa, berkejaran...
karena yang ku tatap selama ini adalah langit-langit kamar... selang...
bau-bauan...
dan..
kegelapan..
memandang matahari pun aku lemah..
apalagi bermain...
ku kira setelah aku ngotot sekolah, semua akan normal...
ternyata masalah semakin buruk...
hari demi hari, aku semakin...
jatuh...
lemah dan...
tak punya siapa-siapa selain ayah dan ibuku...
sahabat kecil... pacar kecil... cinta monyet?
itu semua aku tak tahu...
karena aku terlalu mengambang...
suatu ketika...
saat itu aku bermimpi bertemu pangeran...
atau bertemu malaikat?
kalau aku..
pernah..
aku hidup payah payah bahkan saat aku belum tau cara bermain masak-masakkan atau yang lain..
sakit ini terlalu mengekang..
aku hanya bisa menatap teman-temanku dari jendela kamar.
sendiri...
kesepian...
dingin...
itulah sekelumit bongkahan cerita yang ku rasakan selama lebih dari lima tahun...
anak kecil ingusan yang terjerat sakaratul maut dan terombang ambing dalam dimensi ruang dan waktu yang gelap...
dingin...
mengerikan...
dan..
aku sungguh ketakutan...
aku seperti mumi...
mati tapi hidup, hidup tapi mati...
bertemu malaikat yang mengajakku turut bersamanya...
"aku tidak mau..." ucapku pelan saat ituku rasakan ada tangan Ibu yg menggenggam erat tanganku...
entah apa dan bagaimana aku terjun dalam petualangan menakutkan seperti itu...
Tuhan mengirim ku ke dunia ini seperti layaknya lemparan bom yang jjdduuarrrraku ada, dan terlahir begitu saja..
aku diberi 1 nyawa, tidak lebih...
dibrand hanya dengan 1 nafas, tidak kurang...
tapi kenyataanya aku punya nyawa lain...
aku punya nafas lain...
lalu..
aku memimpikan bertemu pangeran berkuda putih seperti yang ku tonton di film Barbie..
anak berusia 4 tahun yang kokoh ingin bergaul dengan lingkungan... akhirnya tau apa itu sekolah...
sekolah.. 4 tahun...
betapa inginnya sejak itu aku merasakan
bagaimana caranya berlari, tertawa, berkejaran...
karena yang ku tatap selama ini adalah langit-langit kamar... selang...
bau-bauan...
dan..
kegelapan..
memandang matahari pun aku lemah..
apalagi bermain...
ku kira setelah aku ngotot sekolah, semua akan normal...
ternyata masalah semakin buruk...
hari demi hari, aku semakin...
jatuh...
lemah dan...
tak punya siapa-siapa selain ayah dan ibuku...
sahabat kecil... pacar kecil... cinta monyet?
itu semua aku tak tahu...
karena aku terlalu mengambang...
suatu ketika...
saat itu aku bermimpi bertemu pangeran...
Komentar